TANGGAMUS – Kondisi bangunan Sekolah Dasar (SD) Negeri 1 Tamansari, Kecamatan Pugung, Kabupaten Tanggamus, dinilai belum memadai seperti sekolahan lain disisi lain sekolahan tersebut diterpa isu dugaan pemotongan dana Program Indonesia Pintar (PIP).
“Bangunan sekolah ini tidak memadai jika dibandingkan dengan jumlah murid. Saat ini ada 380 siswa-siswi, namun ruang kelas yang layak pakai hanya berjumlah 6 ruangan. Sementara dua ruang kelas lainnya dalam kondisi tidak layak,” kata dia, Jum’at (25/10/24).
Pihaknya juga baru memiliki dua ruang kelas tambahan hasil swadaya dari komite, wali murid, masyarakat, dan Pemerintah Pekon Tamansari.
“Secara keseluruhan, kami memiliki 10 ruang kelas. Namun idealnya membutuhkan 15 ruang kelas untuk menampung seluruh siswa,” ujar dia.
Keterbatasan ruang kelas memaksa sebagian siswa harus mengikuti sekolah siang. Hal ini menjadi kendala, terutama saat musim hujan, di mana beberapa siswa bahkan masih menggunakan sandal untuk datang ke sekolah karena keterbatasan ekonomi.
Dengan kondisi ini, dirinnya meminta perhatian Pemkab setempat melalui Dinas Pendidikan Tanggamus dapat membantu dalam pembangunan tambahan ruang kelas baru (RKB), meskipun sekolah tersebut berada di tanah Register 28 yang membuat sulit untuk mendapatkan bantuan.
Terkait isu pemotongan dana PIP, Solihin dengan tegas membantah adanya pemotongan dana oleh komite atau oknum guru. Menurutnya, semua proses pencairan dan penggunaan dana PIP sudah dilakukan sesuai dengan aturan yang berlaku.
“Tidak ada pemotongan dana PIP. Segala hal yang terkait dengan biaya operasional, seperti penggunaan mobil sewa, sudah melalui musyawarah dengan wali murid. Kami pastikan tidak ada unsur paksaan, dan semua sudah sesuai prosedur dengan dokumentasi lengkap, termasuk tanda tangan daftar hadir,” jelas dia.
Dirinya berharap agar pihak pemerintah maupun donatur yang peduli dengan pendidikan dapat memberikan bantuan kepada SD Negeri 1 Tamansari untuk meningkatkan kualitas fasilitas, khususnya di tengah kondisi cuaca yang tidak menentu.
“Kami harap agar ada perhatian dari pihak-pihak terkait, karena kondisi sekolah ini sangat membutuhkan dukungan, baik dari pemerintah maupun para donatur,” harap dia.(Sap)
Komentar