TULANGBAWANG – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Tulangbawang (Tuba) mencatat, terdapat 133 rumah rusak ringan diterpa cuaca ekstrem angin kencang.
Cuaca ekstrem tersebut menghantam tiga lokasi kampung di tiga kecamatan sejak awal Januari 2023 yang ada di kabupaten setempat.
Hal tersebut dikatakan langsung oleh Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Tulangbawang, Kanedi saat ditemui di ruang kerjanya, Kamis (26/01/2023).
“Sejak 1 Januari hingga hari ini sebanyak 3 Kampung dari 3 Kecamatan dilanda angin kencang. Akibat kejadian itu, sebanyak 133 unit rumah dan fasilitas umum rusak ringan dan sedang,” kata Kanedi.
Ia menuturkan, 5 Januari tiga wilayah itu terdiri dari Kampung Mekarjaya, Kecamatan Banjarmargo sebanyak 14 rumah warga rusak ringan. Kampung Sidoarjo, Kecamatan Penawar Tama, sebanyak 108 rumah warga dan 4 fasilitas umum. Pada 15 Januari, menimpa Kampung Ajijaya KNPI, Kecamatan Gedungaji sebanyak 7 gedung rusak ringan yang terbagi dari 6 fasilitas umum dan 1 rumah warga.
“Untuk dua kecamatan yakni Banjarmargo dan Gedungaji kejadiannya sama 15 Januari lalu,” jelas dia.
Kanedi menyebut, kondisi dari tiga kampung tersebut saat ini sudah berlangsung membaik. Pihaknya sudah bergerak cepat melakukan penanganan, salah satunya dengan melakukan pendataan kepada sejumlah korban yang terkena musibah bencana tersebut.
“Data kerusakan itu nantinya akan diajukan agar para korban dapat mendapatkan bantuan perbaikan akibat bencana yang melanda tiga kampung itu,” terang Kanedi.
Kanedi juga mengimbau kepada masyarakat khususnya di lingkup Kabupaten Tulangbawang, agar tetap berhati-hati dan waspada.
Sebab, kata dia, saat ini cuaca ekstrim yang melanda sejumlah wilayah memberikan dampak serius di lingkungan sekitar.
“Saya mengimbau kepada masyarakat untuk tetap waspada dan berhati-hati di mana pun berada. Bila mendapati kondisi darurat atau angin kencang segera melakukan evakuasi diri, agar tidak terjadi hal yang tidak diinginkan,” imbau dia.(red).
Komentar